Sunday, May 31, 2009

Wow, Indonesia No 1 Negara Asia Pasifik yang Klik Google Book

Siapa bilang masyarakat Indonesia memiliki minat baca yang rendah? Justru dari beberapa indikator yang ada, menunjukkan masyarakat memiliki minat baca yang tinggi. Buktinya, Indonesia menjadi negara no 1 di Asia Pasifik dan no 10 di dunia, negara yang paling sering mengakses google book search (fasilitas pencari buku di google-red).

Hal itu dikatakan Sekjen IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) Pusat, Wanti Syaefullah usai Jumpa Pers Grand Launching Salam Book House, di Jalan Pasirwangi, Minggu (31/5/2009).

"Kami (IKAPI-red) bekerjasama dengan google book search, dan hasil itu setidaknya memperlihatkan minat masyarakat terhadap buku cukup tinggi. Padahal pengguna internet di Indonesia dibandingkan negara lain di Asia Pasifik lebih rendah," kata Wanti.

Indikator lain yang dicontohkan Wanti yaitu banyaknya jumlah pengunjung dan angka transaksi dalam setiap pameran buku. "Dari 50 pameran buku yang IKAPI buat di seluruh Indonesia setiap tahunnya, pengunjung selalu luar biasa dan angka transaksi mencapai miliaran rupiah," jelas Wanti.

Karena itu, Wanti menyatakan tak setuju jika minat baca masyarakat dinilai rendah. "Saya tidak setuju jika masyarakat dikatakan rendah minat bacanya, itu perlu dicermati lagi dengan melihat beberapa indikator ini," kata Wanti.

Namun Wanti tidak memungkiri masyarakat rendah dalam konsumsi atau pembelian buku karena harganya yang terkadang masih belum terjangkau semua lapisan. "Maka itu kami ingin harga buku lebih murah," kata Wanti.

Lebih lanjut wanti menjelaskan, dalam setahun ada lebih dari 12 ribu judul buku yang terbit di Indonesia. Data tersebut diperoleh Wanti dari Gramnedia yang dalam sebulan menampung 1.000 judul buku baru. "Gramedia sebagai barometer kami karena hampir semua buku baru ada di Gramedia. Mereka juga punya sistem pencatatan yang baik," ujar Wanti.

* Dilihat dari detik bandung; diunduh pada 31 Mei 2009.

3 comments:

  1. hahaha
    saya setuju sekali
    kalo gak percaya jalan2 saja ke surabaya trus mampir ke warung kopinya. hampir pasti ada korannya.

    ReplyDelete
  2. hmmm...masa sih minat bacanya tinggi.
    kalo dilihat dari sudut pandang lain bagaimana..? misal:
    "Indonesia menjadi negara nomer 1 di asia yg klik google books." bukankah hal ini menunjukkan kurangnya buku bermutu di indonesia,? sehingga sebagian masyarakat (saya katakan sebagian karena memang hanya sebagian orang saja ya bisa menikmati indahnya dunia cyber).

    lalu juga, untuk jumlah klik yg banyak itu, bukankah hanya sebagian masyarakat yang bisa mengakses internet saja yg bisa meng-klik. kok bisa dikatakan "Minat baca org Indonesia tidak bisa dikatakan rendah"

    coba bayangkan, si A (internet accesser) meng-klik google books sebanyak 20 kali karena dia ingin mengerjakan skripsi.
    si B adalah pegawai kantor yg diburu waktu untuk membuat presentasi slide yg bahannya hanya ditemukan di googlebooks. bisa saja dong si B meng-klik sebanyak 50 kali. Dari contoh diatas saja, baru 2 orang yg meng-klik, bisa menghasilkan 70 kali statistics di googlebooks. Artinya apa?

    hanya org2 tertentu saja yg bisa membaca di googlebooks. Saya rasa yg diperlukan IKAPI disini adalah: penerbitan buku2 berkualitas nomer wahid, sehingga org tidak perlu jauh2 untuk ke Singapura hanya berbelanja buku di tokobuku yg super duper lengkap disana.


    -salam-

    ReplyDelete
  3. Nice info... I also share this similar info. Please have a visit. Thanks

    ReplyDelete