Saturday, May 17, 2008

Ikapi Dirikan Pusat Buku Indonesia

Ikatan Penerbit Indonesia mendirikan Pusat Buku Indonesia di Jakarta. Pusat Buku Indonesia ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan distribusi buku di Indonesia. Di sisi lain, pusat buku ini bisa mendorong penerbit menerbitkan buku-buku bermutu serta meningkatkan minat baca masyarakat.

Pusat Buku Indonesia yang berlokasi di Hypermal Kelapa Gading, Jakarta, ini juga akan menggelar berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, terutama dalam rangka menumbuhkan minat baca masyarakat. Selain diisi perusahaan penerbitan, juga akan ada toko majalah dan tabloid, distributor buku asing, alat peraga pendidikan, serta alat tulis kantor. Ada juga alat-alat olahraga, teknologi informasi, serta informasi seputar lembaga pendidikan/kursus, konsultan pendidikan, serta usaha-usaha lain yang berkaitan dengan upaya meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.

Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Setia Dharma Madjid di Jakarta, Selasa (13/5), mengatakan, Pusat Buku Indonesia akan menjadi tempat pertemuan berbagai pihak yang berkepentingan dengan perbukuan secara lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Dengan berkumpulnya penerbit di suatu tempat, penulis lebih mudah mengajukan karyanya. Masyarakat umum juga lebih mudah mendapatkan buku sesuai kebutuhan.

Pusat Buku Indonesia terbagi atas empat lantai dengan lebih dari 1.500 stan, 776 stan di antaranya untuk anggota Ikapi dengan dibebaskan dari biaya sewa selama setahun. Lokasi ini rencananya diresmikan bertepatan dengan Hari Buku Nasional yang jatuh pada 17 Mei.

G Aris Buntarman, pemerhati perbukuan, mengatakan, penerbit buku idealnya punya ruang pajang untuk menampilkan semua buku yang sudah mereka terbitkan. Di pusat buku ini, penerbit memiliki kesempatan untuk melakukan promosi, penjualan, riset, tes pasar, menjalin relasi, membangun penggemar, dan lain-lain.

* Digunting dari harian Kompas Edisi 14 Mei 2008

No comments:

Post a Comment