Kasus buta aksara lebih tinggi di kalangan perempuan, yakni 64 persen. Oleh karena itu, pemerintah menerapkan kebijakan afirmatif bagi perempuan dalam pemberantasan buta aksara.
Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Departemen Pendidikan Nasional Hamid Muhammad mengatakan, Senin (27/4), jumlah perempuan buta aksara sekitar 6,3 juta orang, sekitar 70 persen di antaranya berusia di atas 45 tahun. Adapun jumlah laki-laki buta aksara sebanyak 3,4 juta orang. Total jumlah warga buta aksara 9,7 juta atau 5,97 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Jumlah itu lebih rendah ketimbang pada tahun 2004 sebesar 10,7 persen.
Daerah yang tinggi disparitas perempuan dan laki-laki untuk kasus buta aksara adalah wilayah Indonesia timur, seperti Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, dan sebagian Nusa Tenggara Barat. ”Jika dalam sebuah keluarga ada dua atau tiga anak sedang bersekolah, kemudian orangtua tidak mampu membiayai, yang putus sekolah biasanya anak perempuan. Masih ada anggapan, perempuan tidak perlu bersekolah tinggi-tinggi,” ujarnya.
Hamid menambahkan, tingkat buta aksara dipengaruhi pula oleh akses pelayanan pendidikan dasar dan angka putus sekolah, terutama di kelas I, II, dan III jenjang sekolah dasar.
Guna mengatasi persoalan buta aksara tersebut, pemerintah menerapkan kebijakan afirmatif pendidikan pemberdayaan perempuan. ”Ada pendidikan kelompok belajar keaksaraan mandiri yang pada hakikatnya pendidikan kecakapan hidup sebagai kelanjutan dari program keaksaraan yang sudah ada,” katanya.
Untuk menarik minat warga kelompok umur di atas 40 tahun kembali belajar membaca, menulis, dan menghitung, diperkenalkan pula program kewirausahaan.
”Dari kegiatan kewirausahaan itu, muncul kebutuhan membaca dan menulis. Setelah itu, sedikit- sedikit diberikan materi keaksaraan,” ujarnya.
Pada tahun 2009 telah ditetapkan sasaran program tersebut sekitar 200.000 orang. Setiap kelompok yang terdiri dari 10-15 orang diberi bantuan modal Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per kelompok.
[digunting dari Harian Kompas Edisi 28 April 2009]
[+baca-]
Tuesday, April 28, 2009
Peneliti Harus Didorong untuk Menulis
Peneliti dari berbagai bidang keahlian harus terus didorong untuk mencari solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Selain itu, mereka harus didorong untuk menuliskan penelitiannya sehingga tumbuh budaya iptek di kalangan masyarakat.
Anny Sulaswaty, Kepala Biro Humas Kementerian Negara Riset dan Teknologi, mengatakan hal itu di sela-sela Festival World Book Indonesia 2009 di Museum Bank Mandiri Jakarta, yang akan berlangsung hingga 17 Mei 2009.
Dalam festival tersebut, Kementerian Negara Riset dan Teknologi menampilkan dua buku terbaru berjudul Simfoni Inovasi, Cita dan Realita karya Kusmayanto Kadiman yang diterbitkan PT Foresight Asia dan buku Sains dan Teknologi, Berbagai Ide untuk Menjawab Tantangan dan Kebutuhan yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama.
Buku Sains dan Teknologi setebal 362 halaman merupakan kumpulan pemikiran dari 36 pakar di lingkungan KNRT. Mereka mengemukakan berbagai pemikiran yang berkaitan dengan masalah pangan dan pertanian, energi, informasi dan komunikasi, kesehatan dan obat, teknologi dan manajemen transportasi, serta pertahanan dan keamanan.
Dalam buku Simfoni Inovasi, Cita dan Realita setebal 225 halaman, Kusmayanto Kadiman yang juga Menteri Negara Riset dan Teknologi menggali inovasi yang dihasilkan sejumlah tokoh dari kalangan akademisi, pelaku bisnis, dan penyelenggara pemerintahan. Menurut Kusmayanto, cita-cita bangsa ini bisa terwujud jika iptek disinergikan oleh pelaku inovasi.
[Digunting dari Harian Kompas Edisi 28 April 2009] [+baca-]
Anny Sulaswaty, Kepala Biro Humas Kementerian Negara Riset dan Teknologi, mengatakan hal itu di sela-sela Festival World Book Indonesia 2009 di Museum Bank Mandiri Jakarta, yang akan berlangsung hingga 17 Mei 2009.
Dalam festival tersebut, Kementerian Negara Riset dan Teknologi menampilkan dua buku terbaru berjudul Simfoni Inovasi, Cita dan Realita karya Kusmayanto Kadiman yang diterbitkan PT Foresight Asia dan buku Sains dan Teknologi, Berbagai Ide untuk Menjawab Tantangan dan Kebutuhan yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama.
Buku Sains dan Teknologi setebal 362 halaman merupakan kumpulan pemikiran dari 36 pakar di lingkungan KNRT. Mereka mengemukakan berbagai pemikiran yang berkaitan dengan masalah pangan dan pertanian, energi, informasi dan komunikasi, kesehatan dan obat, teknologi dan manajemen transportasi, serta pertahanan dan keamanan.
Dalam buku Simfoni Inovasi, Cita dan Realita setebal 225 halaman, Kusmayanto Kadiman yang juga Menteri Negara Riset dan Teknologi menggali inovasi yang dihasilkan sejumlah tokoh dari kalangan akademisi, pelaku bisnis, dan penyelenggara pemerintahan. Menurut Kusmayanto, cita-cita bangsa ini bisa terwujud jika iptek disinergikan oleh pelaku inovasi.
[Digunting dari Harian Kompas Edisi 28 April 2009] [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Friday, April 24, 2009
Lebih dari 20 Naskah Kuno Diduga Raib
[ARSIP 25 April 2009] Setelah arca batu dan perunggu yang hilang, kini giliran koleksi naskah kuno Museum Radya Pustaka Solo, Jawa Tengah, diduga raib menyusul amburadulnya pengelolaan perpustakaan museum tersebut. Lebih dari 20 naskah kuno yang sebelumnya tercatat di katalog kini tidak jelas keberadaannya. Beberapa di antara naskah tersebut merupakan karya agung (masterpiece).
Hingga Kamis (23/4), pihak pengelola Museum Radya Pustaka masih berharap koleksi naskah kuno tersebut tidak hilang karena ada kemungkinan beberapa naskah dipinjam orang dan belum dikembalikan. Pihak yang meminjam diharapkan segera mengembalikan ke Museum Radya Pustaka.
Naskah kuno kembali mendapat perhatian pascakedatangan Indonesianis (peneliti studi tentang Jawa) dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, Nancy K Florida di Solo.
Pada tahun 1982, Nancy menyelesaikan katalog yang berisi daftar buku dan naskah kuno di Museum Radya Pustaka. Dalam kunjungan tersebut, Nancy mengecek koleksi naskah dalam katalog yang disusunnya. Sebelum pulang, Nancy menyampaikan kepada staf perpustakaan museum bahwa ada lebih dari 20 naskah kuno sudah tidak ada, termasuk tiga naskah kuno yang merupakan karya agung, yakni Serat Ong Ilahe’ng, Primbon Mangkuprajan, dan empat jilid Buku Werna-werni Sinjang.
”Kami juga sudah periksa di berbagai tempat, tetapi tidak ada buku-buku kuno itu,” kata staf perpustakaan Museum Radya Pustaka, Kurnia Heniwati.
Ketua Komite Museum Radya Pustaka Winarso Kalinggo menyatakan belum tahu apakah naskah-naskah itu hilang atau dipinjam orang.
”Kami belum melapor ke polisi dan akan melalukan pencarian dulu,” kata Wakil Ketua I Komite Museum Radya Pustaka Sanjata.
* Diunduh dari Harian Kompas Edisi 25 April 2009 [+baca-]
Hingga Kamis (23/4), pihak pengelola Museum Radya Pustaka masih berharap koleksi naskah kuno tersebut tidak hilang karena ada kemungkinan beberapa naskah dipinjam orang dan belum dikembalikan. Pihak yang meminjam diharapkan segera mengembalikan ke Museum Radya Pustaka.
Naskah kuno kembali mendapat perhatian pascakedatangan Indonesianis (peneliti studi tentang Jawa) dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, Nancy K Florida di Solo.
Pada tahun 1982, Nancy menyelesaikan katalog yang berisi daftar buku dan naskah kuno di Museum Radya Pustaka. Dalam kunjungan tersebut, Nancy mengecek koleksi naskah dalam katalog yang disusunnya. Sebelum pulang, Nancy menyampaikan kepada staf perpustakaan museum bahwa ada lebih dari 20 naskah kuno sudah tidak ada, termasuk tiga naskah kuno yang merupakan karya agung, yakni Serat Ong Ilahe’ng, Primbon Mangkuprajan, dan empat jilid Buku Werna-werni Sinjang.
”Kami juga sudah periksa di berbagai tempat, tetapi tidak ada buku-buku kuno itu,” kata staf perpustakaan Museum Radya Pustaka, Kurnia Heniwati.
Ketua Komite Museum Radya Pustaka Winarso Kalinggo menyatakan belum tahu apakah naskah-naskah itu hilang atau dipinjam orang.
”Kami belum melapor ke polisi dan akan melalukan pencarian dulu,” kata Wakil Ketua I Komite Museum Radya Pustaka Sanjata.
* Diunduh dari Harian Kompas Edisi 25 April 2009 [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Thursday, April 23, 2009
Komik Porno Beredar di Kalangan Pelajar Mataram
[ARSIP 24 April 2009] Komik atau buku cerita bergambar porno beredar di kalangan pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang disewakan pengelola taman bacaan.
Peredaran komik porno yang diperkirakan sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir itu diungkap aparat kepolisian Polsek Mataram, Rabu, berkat bantuan orangtua pelajar yang anaknya ikut menyewa komik porno tersebut.
"Kami baru saja menyita puluhan buku komik porno dari taman bacaan yang menyewakan bacaan ini," kata Kapolsek Mataram, AKP Arief Yuswanto, sambil menunjukkan puluhan komik porno yang disita dari Taman Bacaan Marvel, yang berlokasi di Gomong, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.
Pada komik porno itu terdapat cap stempel Taman Bacaan Marvel yang melegitimasi kepemilikan barang bacaan sewaan untuk publik.
Arief mengatakan, Taman Bacaan Marvel dikelola bersama oleh tiga orang pemuda yang kini dijadikan tersangka pengedar bacaan porno, masing-masing berinisial JW (32), AD (30) dan Sa (28).
Ketiganya dijerat Pasal 29 Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, yang mengatur tentang setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan dan menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan atau menyewakan, atau menyediakan pornografi.
Ancaman hukumannya paling ringan enam bulan penjara dan paling banyak 12 tahun penjara dan/atau denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar.
"Kami masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, jika memenuhi unsur hukum kami lakukan penahanan demi kelancaran proses penyidikan," ujarnya.
Ketika ditemui di Markas Polsek Mataram, ketiga pengelola Taman Bacaan Marvel itu mengaku lalai sehingga peredaran komik porno itu luput dari pengawasan mereka.
AD menjelaskan bahwa komik tersebut didatangkan dari distributornya di Surabaya Jawa Timur bersama barang bawaan lainnya seperti majalah dan buku lainnya.
"Kami tidak sempat mengecek seluruh paket bacaan yang didistribusi dari Surabaya, memang sempat ada yang mempersoalkan komik yang ada gambar porno pada Oktober 2008 tetapi kami sudah amankan komik yang ada pornonya," ujarnya.
AD dan kedua rekannya pengelola Taman Bacaan Marvel itu mengaku sudah menggeluti usaha taman bacaan sejak tiga tahun lalu, sehingga komik porno itu diperkirakan sudah beredar sejak saat itu.
* Diunduh dari Harian Kompas Edisi 24 April 2009. [+baca-]
Peredaran komik porno yang diperkirakan sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir itu diungkap aparat kepolisian Polsek Mataram, Rabu, berkat bantuan orangtua pelajar yang anaknya ikut menyewa komik porno tersebut.
"Kami baru saja menyita puluhan buku komik porno dari taman bacaan yang menyewakan bacaan ini," kata Kapolsek Mataram, AKP Arief Yuswanto, sambil menunjukkan puluhan komik porno yang disita dari Taman Bacaan Marvel, yang berlokasi di Gomong, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.
Pada komik porno itu terdapat cap stempel Taman Bacaan Marvel yang melegitimasi kepemilikan barang bacaan sewaan untuk publik.
Arief mengatakan, Taman Bacaan Marvel dikelola bersama oleh tiga orang pemuda yang kini dijadikan tersangka pengedar bacaan porno, masing-masing berinisial JW (32), AD (30) dan Sa (28).
Ketiganya dijerat Pasal 29 Undang Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, yang mengatur tentang setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan dan menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan atau menyewakan, atau menyediakan pornografi.
Ancaman hukumannya paling ringan enam bulan penjara dan paling banyak 12 tahun penjara dan/atau denda paling sedikit Rp250 juta dan paling banyak Rp6 miliar.
"Kami masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, jika memenuhi unsur hukum kami lakukan penahanan demi kelancaran proses penyidikan," ujarnya.
Ketika ditemui di Markas Polsek Mataram, ketiga pengelola Taman Bacaan Marvel itu mengaku lalai sehingga peredaran komik porno itu luput dari pengawasan mereka.
AD menjelaskan bahwa komik tersebut didatangkan dari distributornya di Surabaya Jawa Timur bersama barang bawaan lainnya seperti majalah dan buku lainnya.
"Kami tidak sempat mengecek seluruh paket bacaan yang didistribusi dari Surabaya, memang sempat ada yang mempersoalkan komik yang ada gambar porno pada Oktober 2008 tetapi kami sudah amankan komik yang ada pornonya," ujarnya.
AD dan kedua rekannya pengelola Taman Bacaan Marvel itu mengaku sudah menggeluti usaha taman bacaan sejak tiga tahun lalu, sehingga komik porno itu diperkirakan sudah beredar sejak saat itu.
* Diunduh dari Harian Kompas Edisi 24 April 2009. [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Dikabarkan Hilang, Alquran Huruf Jawa Ditemukan
[ARSIP 24 APRIL 2009] Tiga jilid Alquran huruf Jawa koleksi perpustakaan Museum Radya Pustaka Solo yang dipinjam oleh Museum Ronggowarsito dan sekarang berada di perpustakaan Masjid Jawa Tengah di Semarang, kini tengah diurus untuk dikembalikan ke Museum Radyapustaka.
"Dalam buku catatan itu ada tiga jilid Alquran huruf Jawa dipinjam oleh Museum Ranggowarsito dan setelah ditelusuri sekarang berada di perpustakaan Masjid Besar Jawa Tengah di Semarang," kata ketua Komite Radyapustaka Surakarta Winarso Kalinggo, di Solo, Kamis.
Menyinggung mengenai masalah 20 buah naskah kuno koleksi Museum Perpustakan Radyapustaka yang dikabarkan diduga hilang, ia mengatakan saat ini sedang dilakukan pencarian.
"Sebanyak 20 buah naskah kuno itu diketahui tidak ada di tempatnya, ketika petugas sedang melakukan penataan dan membersihkan buku-buku koleksi museum," katanya.
Ia mengatakan, saat ini naskah tersebut masih terus dicari. "Kami sedang menata buku-buku yang tidak beraturan itu dan sambil mencarinya barangkali terselip", jelasnya.
Kalinggo memperkirakan, naskah-naskah tersebut kemungkinan besar tidak diperjual belikan tetapi untuk koleksi pribadi.
Ke-20 naskah kuno yang diduga hilang tersebut adalah empat jilid Warna-Warni Sinjang, buku gambar Songsong Keraton, Kakawin Baratayudha, empat jilid buku Bausastra, Smaradahana, Primbon Mangka Prajan, Buku S’ong Ilahe’No, Jayalengkara Purwocarito, Panji Dadap, Serat Ambiyabahwi, Serat babad Purwo serta dua buah buku Wiwoho Jarwo.
"Buku S’Ong Ilahe’No merupakan buku tertua yang dibuat pada awal abad 19," kata Kalinggo.
Ia menambahkan, secara konkret pihak museum sampai saat ini belum membentuk tim khusus untuk menelusuri hilangnya naskah kuno tersebut. Tetapi pihak museum akan berusaha mengembalikan kembali naskah-naskah kuno itu.
Naskah kuno yang hilang tersebut berasal dari awal abad 19 hingga tahun 1800-an. Salah satu isi dari naskah kuno yang hilang yakni Warna-Warna Sinjang berisikan tentang motif-motif kuno batik dan proses pembuatannya.
Saat ini sebanyak 1.400-an naskah kuno tersimpan di perpustakaan Museum Radyapustaka baik naskah dalam bentuk tulisan Jawa kuno maupun cetakan. Sedangkan untuk keseluruhan naskah yang ada termasuk yang rusak sebanyak 2000-an naskah kuno.
"Ada yang tulisan carik atau huruf Jawa dan cetakan, termasuk naskah dalam daun lontar juga ada," ujar salah satu petugas perpustakaan, Kurnia Herniawati.
*Diunduh dari Harian Kompas Edisi 24 April 2009.
[+baca-]
"Dalam buku catatan itu ada tiga jilid Alquran huruf Jawa dipinjam oleh Museum Ranggowarsito dan setelah ditelusuri sekarang berada di perpustakaan Masjid Besar Jawa Tengah di Semarang," kata ketua Komite Radyapustaka Surakarta Winarso Kalinggo, di Solo, Kamis.
Menyinggung mengenai masalah 20 buah naskah kuno koleksi Museum Perpustakan Radyapustaka yang dikabarkan diduga hilang, ia mengatakan saat ini sedang dilakukan pencarian.
"Sebanyak 20 buah naskah kuno itu diketahui tidak ada di tempatnya, ketika petugas sedang melakukan penataan dan membersihkan buku-buku koleksi museum," katanya.
Ia mengatakan, saat ini naskah tersebut masih terus dicari. "Kami sedang menata buku-buku yang tidak beraturan itu dan sambil mencarinya barangkali terselip", jelasnya.
Kalinggo memperkirakan, naskah-naskah tersebut kemungkinan besar tidak diperjual belikan tetapi untuk koleksi pribadi.
Ke-20 naskah kuno yang diduga hilang tersebut adalah empat jilid Warna-Warni Sinjang, buku gambar Songsong Keraton, Kakawin Baratayudha, empat jilid buku Bausastra, Smaradahana, Primbon Mangka Prajan, Buku S’ong Ilahe’No, Jayalengkara Purwocarito, Panji Dadap, Serat Ambiyabahwi, Serat babad Purwo serta dua buah buku Wiwoho Jarwo.
"Buku S’Ong Ilahe’No merupakan buku tertua yang dibuat pada awal abad 19," kata Kalinggo.
Ia menambahkan, secara konkret pihak museum sampai saat ini belum membentuk tim khusus untuk menelusuri hilangnya naskah kuno tersebut. Tetapi pihak museum akan berusaha mengembalikan kembali naskah-naskah kuno itu.
Naskah kuno yang hilang tersebut berasal dari awal abad 19 hingga tahun 1800-an. Salah satu isi dari naskah kuno yang hilang yakni Warna-Warna Sinjang berisikan tentang motif-motif kuno batik dan proses pembuatannya.
Saat ini sebanyak 1.400-an naskah kuno tersimpan di perpustakaan Museum Radyapustaka baik naskah dalam bentuk tulisan Jawa kuno maupun cetakan. Sedangkan untuk keseluruhan naskah yang ada termasuk yang rusak sebanyak 2000-an naskah kuno.
"Ada yang tulisan carik atau huruf Jawa dan cetakan, termasuk naskah dalam daun lontar juga ada," ujar salah satu petugas perpustakaan, Kurnia Herniawati.
*Diunduh dari Harian Kompas Edisi 24 April 2009.
[+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Agenda World Book Day 2009 di Jakarta
World Book Day 2009 yang berlangsung sejak 23 April hingga 17 Mei 2009 di Jakarta memiliki agenda acara yang padat. Jika berkunjung, bisa dicatat susunan acaranya. WBD 2009 ini digerakkan oleh Forum Indonesia Membaca.
.:FORUM INDONESIA MEMBACA:.
Forum Indonesia Membaca - library@batavia
Sekretariat, Pusat Aktivitas dan Perpustakaan
Museum Mandiri Lt. 1 Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Kota Jakarta Barat
Email: indonesiamembaca@ yahoo.com
------------ --------- --------- --------- -----
SUSUNAN ACARA WORLD BOOK DAY 2009 INDONESIA
------------ --------- --------- --------- -----
Pelaksanaan WBD 2009 Indonesia
Museum Mandiri Lt. 1 Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Kota Jakarta Barat
------------ --------- --
Selasa, 21 April 2009
------------ --------- --
Konferensi Pers
Pukul 09.30-11.30
@ Lantai 1 Museum Mandiri Jakarta Kota
Pembicara:
1. Dessy Sekar Astina – Festival Director World Book Day Indonesia
2. Maylaffayza – Duta World Book Day Indonesia dan violist
3. Raditya Dika – Penulis Muda
4. Ramya – Penulis Muda
5. Gola Gong – Perwakilan Komunitas Literasi
------------ --------- -
Kamis, 23 April 2009
------------ --------- -
Pembukaan World Book Day Indonesia 2009
Pukul 10.00-11.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Laporan dari Dessy Sekar Astina - Festival Director WBD Indonesia 2009
Sambutan dari Maylaffayza – Duta World Book Day Indonesia dan violist
Sambutan dari Bapak Kusmayanto Kadiman Menteri Riset dan Teknologi sekaligus membuka World Book Day Indonesia 2009
Peluncuran library@batavia Perpustakaan Indonesia Membaca
Pukul 11.00-11.45
@ library@batavia, Museum Mandiri Lantai 1
Sekilas tentang library@batavia oleh Mahmudin selaku Manajer Perpustakaan FIM
Sambutan dari Bapak Agus Martowardoyo – Direktur Bank Mandiri sekaligus
peluncuran perpustakaan ditandai dengan penyerahan kartu anggota dan
peminjaman pertama kepada Duta World Book Day Indonesia, Direktur Bank
Mandiri, Menteri Riset dan Teknologi.
Kunjungan Pertama Pameran Karya Komunitas dan Poster Literasi
Pukul 11.45
@ Art Center Museum Mandiri
------------ --------- -
23 April-11 Mei 2009
------------ --------- -
Pameran Poster Literasi dan Komunitas
@ Art Center Museum Mandiri
------------ --------- --------- --------- --------- ----
24 April-15 Mei 2009 World Book Day Goes to School
------------ --------- --------- --------- --------- ----
SMP Lab School, SMU 49 Jakarta, Sekolah Semut-Semut, Sekolah Cikal, SD
Kartika X-2, SMA Negeri 38, Islamic School Robbani, SDIT Al Khairaat, STIESA Subang, SD Madania Bogor, SMP Madania Bogor, SMA Madania Bogor, TK Nizamia Andalusia, Sekolah Tunas Muda, SD Al Hanief Bekasi , Sekolah High Scope, Sekolah Pelita Harapan, Sekolah Alam Cikeas , SD Islam Bina High School, SD BPK Penabur, SD Mardiyuana, SDI Al Azhar Jaka permai dan Kemang Pratama Bekasi, TK/SD Tunas Muda Kedoya, SD Pelita Harapan Cikarang, dan SD-SMP-SMA Taruna Bakti Bandung.
------------ --------- --------- --------- --------- ---------
Sabtu, 25 April 2009 "Minggu Remaja, Anak, dan Sekolah"
------------ --------- --------- --------- --------- ---------
(Sesi I) Library Skill for Kids (SD): Pengenalan Regulasi dan Area
library@batavia
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Catatan : Peserta wajib mengikuti 4xpertemuan sesuai jadwal yang di berikan
Instruktur: pustakawan library@batavia
(Sesi I) Library Skill for Teens (SMP): Pengenalan Regulasi dan Area
library@batavia
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Catatan : Peserta wajib mengikuti 4xpertemuan sesuai jadwal yang di berikan
Instruktur: pustakawan library@batavia
Tour dan Lomba Menulis Museum Mandiri untuk siswa SD
Pukul 09.00-10.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Tour museum akan dipandu oleh Tim Museum Mandiri
Dibatasi hanya 100 peserta
Hadiah: Plakat dan Paket Buku Anak
Pengumuman PEMENANG tanggal 17 Mei 2009, Pukul 15.00-16.00 (Pemenang I, II, III)
Workshop I Read Aloud untuk Guru TK
Pukul 09.00-14.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Reading Bugs
Dibatasi 50 peserta, setiap sekolah akan mendapatkan 1 buku "Read Aloud
Handbook" karya Jim Trelease dan 1 buah buku anak untuk masing-masing
peserta.
Lomba Mewarnai Monyet WBD untuk siswa TK
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Dibatasi hanya 100 peserta
Hadiah: Plakat Paket Buku Anak
Pengumuman PEMENANG tanggal 17 Mei 2009, Pukul 15.00-16.00 (Pemenang I, II, III)
Lomba Bercerita Kembali
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Bersama Himpunan Penerjemah Indonesia
Hadiah: Plakat dan Paket Buku
Pengumuman PEMENANG tanggal 17 Mei 2009, Pukul 15.00-16.00 (Pemenang I, II, III)
Workshop Self Publishing untuk siswa SMU
Pukul 10.00-16.00
@ Art Center Museum Mandiri
Oleh Ana dari Pelangi Mizan
Talkshow Science bidang Astronomi : Mengenal Astronomi
Pukul 13.30-15.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Narasumber :
Drs. Widya Sawitar (Planetarium dan Observatorium Jakarta)
Nurdiansah, ST (Himpunan Astronomi Amatir Jakarta)
Moderator :
Fathia Rahmi (Fakultas MIPA Fisika Universitas Indonesia)
Oleh Forum of Scientist Teenagers (FOSCA)
Pemutaran dan Diskusi Film "the Thief Lord"
Pukul 15.30-18.00
@ Ruang Orientasi Visual Museum Mandiri
Film diangkat dari novel "The Thief Lord" karya Cornelia Funke, penulis
Jerman
Persami Literasi
Mulai pukul 15.00 (menginap)
@ Museum Mandiri
Diikuti oleh 80 anggota Pramuka tingkat Penggalang
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Minggu, 26 April 2009 "Minggu Remaja, Anak, dan Sekolah"
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Book on the Street
Pukul 06.00-12.00
@ Jl. Thamrin (depan Hotel Nikko)
06.30-07.30 Senam Sehat Ceria Archiperobic Bersama Manan Foundation dan
Pramuka
07.30-08.00 Marching Band on the Street
08.00-08.30 Dongeng Jalanan Kak Aryo
09.00-09.30 Workshop Marching Band (Drum dan Bass Drum)
10.00-12.00 Workshop Pembuatan Layang-layang WBD
Diselingi dengan Kompetisi Permainan Tradisional dengan hadiah dari Kantong Nenek Grondong
Workshop Self Publishing untuk siswa SMU
Pukul 10.30-16.30
@ Art Center Museum Mandiri
Oleh Ana dari Pelangi Mizan
Seminar Guru "Media Literasi: Literasi di Abad 21"
Pukul 09.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Santi Indrastuti (trainer media literasi, Kidia – Yayasan Pengembangan Media Anak)
2. Najelaa Shihab (Psikolog dan pengamat pendidikan, Sekolah Cikal)
3. Budiono Darsono (pengamat media, detik.com)
Workshop Science Bidang Astronomi oleh FOSCA
Pukul 10.00-11.30
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Forum of Scientist Teenagers (FOSCA)
Talkshow Remaja "Buku Versus Musik"
Pukul 13.00-15.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Tere - Musisi
2. Firman Venayaksa – Pecinta Buku dan Musik
Bedah Buku "Tunnel" Bersama Pelajar
Pukul 10.00-12.00
@ library@batavia
Bersama Teras Buku SMP Lab School
Didukung oleh Mizan Media Pustaka
Workshop II Read Aloud untuk Guru TK
Pukul 13.00-17.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh tim Reading Bugs
Dibatasi 50 peserta, setiap sekolah akan dibagikan 1 buku "Read Aloud
Handbook" karya Jim Trelease dan 1 buah buku anak untuk masing-masing
peserta.
------------ --------- --------- -------
Sabtu, 2 Mei 2009 "Minggu Keluarga"
------------ --------- --------- -------
(Sesi II) Library Skill for Kids (SD): Buku Fiksi dan Non-Fiksi
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
(Sesi II) Library Skill for Teens (SMP): Buku Fiksi dan Non-Fiksi
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Talkshow Orang Tua "Melatih Kemampuan Anak Dalam Menyimak Melalui Cerita"
Pukul 09.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Roosie Setiawan – Reading Bugs
2. Lula Kamal – Orang tua
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga I
Pukul 11.00-12.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Workshop Read Aloud untuk Orang tua
Pukul 13.00-17.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh tim Reading Bugs
Peserta tidak dipungut biaya dan dibatasi hanya 30 orang
Talkshow "Orang Tua Sebagai Penerjemah Bagi Anak"
Pukul 13.00-15.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga II
Pukul 13.00-14.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga III
Pukul 15.00-16.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Malam Nostalgia Keluarga di Kota Tua
Pukul 17.00-21.00
@ taman Museum Mandiri (lokasi bertemu)
Oleh Komunitas Jelajah Budaya
------------ --------- --------- --------- -
Minggu, 3 Mei 2009 "Minggu Keluarga"
------------ --------- --------- --------- -
Lomba Membuat Cerita dari Monyet WBD
Pukul 10.00-13.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Setiap peserta akan diperlihatkan gambar-gambar pada slideshow, lalu mereka membuat cerita dari gambar-gambar tersebut.
Hadiah: Paket Buku Keluarga dan produk dari sponsor. Pengumuman pemenang di Penutuan WBD 2009.
Kuis Keluarga Berburu Buku
Pukul 10.00-12.00
Sekaligus peluncuran "Buku Habis Gelap Terbitlah Fajar" karya Ayah Edy
@ Art Center Museum Mandiri
Peserta tidak dipungut biaya, terdiri dari ayah dan atau ibu serta maksimal 2 anak. Mereka akan ditugaskan untuk mencari 1 buku yang hilang dengan petunjuk-petunjuk yang disediakan.
Hadiah: Paket Buku Keluarga
Library Skill for Babies bersama Sekolah Cikal
Pukul 10.00-11.00
@ library@batavia
Diikuti oleh siswa program Bayi-Bayi dan Adik-Adik Sekolah Cikal
Instruktur: pustakawan library@batavia
Kompetisi Ayah Bercerita
Pukul 11.00-13.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Juri: Ayah Edi, Andy Yudha, dan
Peserta tidak dikenakan biaya dan dibatasi 30 orang
Hadiah: Paket Buku Keluarga
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga I
Pukul 11.00-12.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Nonton Bareng Penerbit Buah Hati
"The Little Prince"
Pukul 14.00-16.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga II
Pukul 13.00-14.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga III
Pukul 15.00-16.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
------------ --------- --------- --------- --
Sabtu, 9 Mei 2009 "Minggu Pecinta Buku"
------------ --------- --------- --------- --
(Sesi III) Library Skill for Kids (SD): Penelusuran Koleksi (Dewey Number dan OPAC)
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
(Sesi III) Library Skill for Teens (SMP): Penelusuran Koleksi (Dewey Number
dan OPAC)
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Workshop Penulisan Kreatif (Sesi I)
Pukul 09.00-15.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Biaya Rp 100.000 / Sertifikat + Makan siang + Snack
Instruktur: Tim Tempo Institute
Talkshow Curhat "Jatuh Bangun Demi Klub Buku"
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Perwakilan dari Teras Buku Lab-School
2. Hadi (Indo Harry Potter)
3. Pandu Ganesa (Paguyuban Karl May)
4. Ayu (Kick Andy Book Club)
Lokakarya Penerjemahan
Pukul 10.00-12.00
@ Art Center Museum Mandiri
Oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Sastra Reboan ke Kota
Pukul 13.00-17.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Acara akan dipandu oleh tim Paguyuban Sastra Rebo Malam Warung Apresiasi
(Wapres) Bulungan
Jalan-Jalan Kota Tua
Pukul 15.00-19.00
@ taman Museum Mandiri (lokasi berkumpul)
Oleh Komunitas Historia
Nonton Bareng Reader Digest Indonesia
"The Jane Austen Book Club"
Pukul 15.00-18.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
------------ --------- --------- --------- ----
Minggu, 10 Mei 2009 "Minggu Pecinta Buku"
------------ --------- --------- --------- ----
Jalan-Jalan Kota Tua untuk Anak-Anak
Pukul 09.00-13.00
@ taman Museum Mandiri (lokasi berkumpul)
Oleh Komunitas Historia
Workshop Penulisan Kreatif (Sesi I)
Pukul 09.00-15.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Biaya Rp 100.000 / Sertifikat + Makan siang + Snack
Instruktur: Tim Tempo Institute
Curhat Penulis Bacaan Anak
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pengisi acara adalah para penulis bacaan anak, yaitu:
1. Ali Muakhir
2. Benny Rhamdani
3. Arleen Amidjadja
4. Clara Ng
5. Renny Yaniar
Oleh mailing list penulis-bacaan- anak@yahoogroups.com
Bedah Buku Bersama Traveller
"Negeri Van Oranje"
Pukul 13.00-15.00
@ library@batavia
Talkshow Komunitas "Tintin dan Kita (Diskusi Kisah Tintin dan Fans-nya)"
Pukul 15.00-17.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Komunitas Pembaca Tintin
Talkshow "Science Fiction Produksi dalam Negeri"
@ Auditorium Museum Mandiri
Pukul 17.00-19.00
Oleh Komunitas Star Trek Indonesia
------------ --------- --------- ---------
Sabtu, 16 Mei 2009 "Minggu Komunitas"
------------ --------- --------- ---------
Pameran Komunitas Literasi dan Bazar Buku
Pukul 10.00-18.00
@ Lantai Dasar Museum Mandiri
Diikuti oleh sekitar 50 komunitas literasi (taman bacaan, klub buku,
komunitas hobi, dan lain sebagainya)
(Sesi IV) Library Skill for Kids (SD): Memetakan Informasi dengan Mind Map
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Pembagian Sertifikat dan Goody Bags
(Sesi IV) Library Skill for Teens (SMP): Memetakan Informasi dengan Mind Map
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Kuis Tebak Buku
Dimulai pukul 10.00
@ Lobby Museum Mandiri
Pengunjung menebak jumlah buku yang ditumpuk-tumpuk
Hadiah: Paket Buku dan produk dari sponsor
Pengumuman pemenang di Penutupan WBD 2009
Seminar Mutu Buku Terjemahan oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Pukul 11.00-14.00
@ Auditorium Museum Mandiri
oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Ngariung Bersama Rumah Dunia: "Rumah Dunia With Love"
Performance, launching Ki Amuk, dan bincang-bincang
Pukul 14.00-17.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Rumah Dunia
Bincang Buku Metropolis Karya Windry Ramadhina: Sebuah Launching Penuh
Keabraban
Pukul 10.00-12.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Pembicara:
1. Wa Ode Wulan Ratna (Peraih Khatulistiwa Literacy Award 2008)
2. Sefryana Khairil (Penulis Terbaik Cipta Karya Anak Bangsa 2005)
Talkshow Empowering Net-Writing
Pukul 10.00-11.30
@ Beranda Komunitas
Pembicara: Hernowo
Oleh Komunitas Indo Hoghwart
Talkshow Membuat Foto 3 Dimensi Itu Mudah
Pukul 12.00-13.30
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Komunitas Foto Stereo (stereofoto- id)
Talkshow Library 2.0
Pukul 14.00-16.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh ISIPII (Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia)
English Community Gathering
Pukul 14.30-16.30
@ Beranda Komunitas
Oleh Britzone
Pementasan Anak-anak
Pukul 16.30-17.30
@ Beranda Komunitas
Oleh KKS Pelita Hati
Board Game Battle of Starship and CGI Startrek
Pukul 17.30-18.30
@ Beranda Komunitas
Oleh komunitas Star Trek Indonesia
Pemutaran Film "Bury My Heart at the Wounded Knee" oleh Paguyuban Karl May
Pukul 16.30-18.30
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Paguyuban Karl May
Blaze Performance
Pukul 17.00-18.30
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Corps De Ballet
Panggung Literasi
Pukul 19.00-selesai
@ Auditorium Museum Mandiri
Bintang Tamu : Ki Amuk
Diramaikan oleh seluruh komunitas peserta WBD Indonesia 2009
------------ --------- --------- ---------
Minggu, 17 Mei 2009 "Minggu Komunitas"
------------ --------- --------- ---------
Bersepeda Ontel ke Sunda Kelapa
Pukul 08.00-10.30
@ taman Museum Mandiri (lokasi berkumpul)
Oleh Komunitas Jelajah Budaya
Pameran Komunitas Literasi
Pukul 10.00-16.00
@ Lantai Dasar Museum Mandiri
Diikuti oleh sekitar 50 komunitas literasi (taman bacaan, klub buku,
komunitas hobi, dan lain sebagainya)
Talkshow "Kuli Juga Buat Novel"
Pukul 10.00-11.30
@ Beranda Komunitas
Oleh Komunitas Istana Rumbia
Talkshow "Fundraising: Bagaimana Mendapatkan Bantuan dari Lembaga Donor atau
Perusahaan?"
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Katri Krisnati (Community Relations Manager ExxonMobil Indonesia)
2. Imam Prasodjo* (Nurani Dunia)
3. Gunawan (Rumah Pelangi)
4. Nur Amalia (Perhimpunan Filantropi Indonesia)
Lelang Gambar Karya Komunitas
Pukul 12.00-12.30
@ Auditorium Museum Mandiri
Pentas Cerpen Komunitas Mata Pena
Pukul 12.30-14.30
@ Auditorium Museum Mandiri
Bersama Komunitas Mata Pena
Press Conference: 20 Buku Rekomendasi Untuk Perpustakaan Sekolah
Pukul 13.00-14.00
@ Beranda Komunitas
Oleh Asosiasi Perkerja Informasi Sekolah Indonesia
Pementasan Anak-anak
Pukul 12.00-13.00
@ Beranda Komunitas
Oleh KKS Melati
Pementasan Anak-anak
Pukul 14.30-15.00
@ Beranda Komunitas
Oleh Sanggar Anak Bulungan
Penutupan
Pukul 15.00-16.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pesta Kostum Karakter Buku
Pengumuman Pemenang Lomba (Terlampir)
Penghitungan Jumlah Buku Kuis Tebak Buku
Penyerahan Anugerah Tahunan dari Komunitas
Susunan acara World Book Day Indonesia 2009 sudah dapat diakses di halaman group facebook World Book Day Indonesia di www.facebook. com/group.php?gid=52439241 572
Susunan acara juga dapat dibaca di:
www.worldbookdayindonesia.org dan www.worldbookdayindonesia.blogspot. com
Untuk pertanyaan dan pendaftaran dapat menghubungi Nia di 70030096 pada
pukul 09.00-17.00 [+baca-]
.:FORUM INDONESIA MEMBACA:.
Forum Indonesia Membaca - library@batavia
Sekretariat, Pusat Aktivitas dan Perpustakaan
Museum Mandiri Lt. 1 Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Kota Jakarta Barat
Email: indonesiamembaca@ yahoo.com
------------ --------- --------- --------- -----
SUSUNAN ACARA WORLD BOOK DAY 2009 INDONESIA
------------ --------- --------- --------- -----
Pelaksanaan WBD 2009 Indonesia
Museum Mandiri Lt. 1 Jl. Lapangan Stasiun No. 1
Kota Jakarta Barat
------------ --------- --
Selasa, 21 April 2009
------------ --------- --
Konferensi Pers
Pukul 09.30-11.30
@ Lantai 1 Museum Mandiri Jakarta Kota
Pembicara:
1. Dessy Sekar Astina – Festival Director World Book Day Indonesia
2. Maylaffayza – Duta World Book Day Indonesia dan violist
3. Raditya Dika – Penulis Muda
4. Ramya – Penulis Muda
5. Gola Gong – Perwakilan Komunitas Literasi
------------ --------- -
Kamis, 23 April 2009
------------ --------- -
Pembukaan World Book Day Indonesia 2009
Pukul 10.00-11.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Laporan dari Dessy Sekar Astina - Festival Director WBD Indonesia 2009
Sambutan dari Maylaffayza – Duta World Book Day Indonesia dan violist
Sambutan dari Bapak Kusmayanto Kadiman Menteri Riset dan Teknologi sekaligus membuka World Book Day Indonesia 2009
Peluncuran library@batavia Perpustakaan Indonesia Membaca
Pukul 11.00-11.45
@ library@batavia, Museum Mandiri Lantai 1
Sekilas tentang library@batavia oleh Mahmudin selaku Manajer Perpustakaan FIM
Sambutan dari Bapak Agus Martowardoyo – Direktur Bank Mandiri sekaligus
peluncuran perpustakaan ditandai dengan penyerahan kartu anggota dan
peminjaman pertama kepada Duta World Book Day Indonesia, Direktur Bank
Mandiri, Menteri Riset dan Teknologi.
Kunjungan Pertama Pameran Karya Komunitas dan Poster Literasi
Pukul 11.45
@ Art Center Museum Mandiri
------------ --------- -
23 April-11 Mei 2009
------------ --------- -
Pameran Poster Literasi dan Komunitas
@ Art Center Museum Mandiri
------------ --------- --------- --------- --------- ----
24 April-15 Mei 2009 World Book Day Goes to School
------------ --------- --------- --------- --------- ----
SMP Lab School, SMU 49 Jakarta, Sekolah Semut-Semut, Sekolah Cikal, SD
Kartika X-2, SMA Negeri 38, Islamic School Robbani, SDIT Al Khairaat, STIESA Subang, SD Madania Bogor, SMP Madania Bogor, SMA Madania Bogor, TK Nizamia Andalusia, Sekolah Tunas Muda, SD Al Hanief Bekasi , Sekolah High Scope, Sekolah Pelita Harapan, Sekolah Alam Cikeas , SD Islam Bina High School, SD BPK Penabur, SD Mardiyuana, SDI Al Azhar Jaka permai dan Kemang Pratama Bekasi, TK/SD Tunas Muda Kedoya, SD Pelita Harapan Cikarang, dan SD-SMP-SMA Taruna Bakti Bandung.
------------ --------- --------- --------- --------- ---------
Sabtu, 25 April 2009 "Minggu Remaja, Anak, dan Sekolah"
------------ --------- --------- --------- --------- ---------
(Sesi I) Library Skill for Kids (SD): Pengenalan Regulasi dan Area
library@batavia
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Catatan : Peserta wajib mengikuti 4xpertemuan sesuai jadwal yang di berikan
Instruktur: pustakawan library@batavia
(Sesi I) Library Skill for Teens (SMP): Pengenalan Regulasi dan Area
library@batavia
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Catatan : Peserta wajib mengikuti 4xpertemuan sesuai jadwal yang di berikan
Instruktur: pustakawan library@batavia
Tour dan Lomba Menulis Museum Mandiri untuk siswa SD
Pukul 09.00-10.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Tour museum akan dipandu oleh Tim Museum Mandiri
Dibatasi hanya 100 peserta
Hadiah: Plakat dan Paket Buku Anak
Pengumuman PEMENANG tanggal 17 Mei 2009, Pukul 15.00-16.00 (Pemenang I, II, III)
Workshop I Read Aloud untuk Guru TK
Pukul 09.00-14.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Reading Bugs
Dibatasi 50 peserta, setiap sekolah akan mendapatkan 1 buku "Read Aloud
Handbook" karya Jim Trelease dan 1 buah buku anak untuk masing-masing
peserta.
Lomba Mewarnai Monyet WBD untuk siswa TK
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Dibatasi hanya 100 peserta
Hadiah: Plakat Paket Buku Anak
Pengumuman PEMENANG tanggal 17 Mei 2009, Pukul 15.00-16.00 (Pemenang I, II, III)
Lomba Bercerita Kembali
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Bersama Himpunan Penerjemah Indonesia
Hadiah: Plakat dan Paket Buku
Pengumuman PEMENANG tanggal 17 Mei 2009, Pukul 15.00-16.00 (Pemenang I, II, III)
Workshop Self Publishing untuk siswa SMU
Pukul 10.00-16.00
@ Art Center Museum Mandiri
Oleh Ana dari Pelangi Mizan
Talkshow Science bidang Astronomi : Mengenal Astronomi
Pukul 13.30-15.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Narasumber :
Drs. Widya Sawitar (Planetarium dan Observatorium Jakarta)
Nurdiansah, ST (Himpunan Astronomi Amatir Jakarta)
Moderator :
Fathia Rahmi (Fakultas MIPA Fisika Universitas Indonesia)
Oleh Forum of Scientist Teenagers (FOSCA)
Pemutaran dan Diskusi Film "the Thief Lord"
Pukul 15.30-18.00
@ Ruang Orientasi Visual Museum Mandiri
Film diangkat dari novel "The Thief Lord" karya Cornelia Funke, penulis
Jerman
Persami Literasi
Mulai pukul 15.00 (menginap)
@ Museum Mandiri
Diikuti oleh 80 anggota Pramuka tingkat Penggalang
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Minggu, 26 April 2009 "Minggu Remaja, Anak, dan Sekolah"
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Book on the Street
Pukul 06.00-12.00
@ Jl. Thamrin (depan Hotel Nikko)
06.30-07.30 Senam Sehat Ceria Archiperobic Bersama Manan Foundation dan
Pramuka
07.30-08.00 Marching Band on the Street
08.00-08.30 Dongeng Jalanan Kak Aryo
09.00-09.30 Workshop Marching Band (Drum dan Bass Drum)
10.00-12.00 Workshop Pembuatan Layang-layang WBD
Diselingi dengan Kompetisi Permainan Tradisional dengan hadiah dari Kantong Nenek Grondong
Workshop Self Publishing untuk siswa SMU
Pukul 10.30-16.30
@ Art Center Museum Mandiri
Oleh Ana dari Pelangi Mizan
Seminar Guru "Media Literasi: Literasi di Abad 21"
Pukul 09.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Santi Indrastuti (trainer media literasi, Kidia – Yayasan Pengembangan Media Anak)
2. Najelaa Shihab (Psikolog dan pengamat pendidikan, Sekolah Cikal)
3. Budiono Darsono (pengamat media, detik.com)
Workshop Science Bidang Astronomi oleh FOSCA
Pukul 10.00-11.30
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Forum of Scientist Teenagers (FOSCA)
Talkshow Remaja "Buku Versus Musik"
Pukul 13.00-15.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Tere - Musisi
2. Firman Venayaksa – Pecinta Buku dan Musik
Bedah Buku "Tunnel" Bersama Pelajar
Pukul 10.00-12.00
@ library@batavia
Bersama Teras Buku SMP Lab School
Didukung oleh Mizan Media Pustaka
Workshop II Read Aloud untuk Guru TK
Pukul 13.00-17.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh tim Reading Bugs
Dibatasi 50 peserta, setiap sekolah akan dibagikan 1 buku "Read Aloud
Handbook" karya Jim Trelease dan 1 buah buku anak untuk masing-masing
peserta.
------------ --------- --------- -------
Sabtu, 2 Mei 2009 "Minggu Keluarga"
------------ --------- --------- -------
(Sesi II) Library Skill for Kids (SD): Buku Fiksi dan Non-Fiksi
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
(Sesi II) Library Skill for Teens (SMP): Buku Fiksi dan Non-Fiksi
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Talkshow Orang Tua "Melatih Kemampuan Anak Dalam Menyimak Melalui Cerita"
Pukul 09.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Roosie Setiawan – Reading Bugs
2. Lula Kamal – Orang tua
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga I
Pukul 11.00-12.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Workshop Read Aloud untuk Orang tua
Pukul 13.00-17.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh tim Reading Bugs
Peserta tidak dipungut biaya dan dibatasi hanya 30 orang
Talkshow "Orang Tua Sebagai Penerjemah Bagi Anak"
Pukul 13.00-15.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga II
Pukul 13.00-14.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga III
Pukul 15.00-16.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Malam Nostalgia Keluarga di Kota Tua
Pukul 17.00-21.00
@ taman Museum Mandiri (lokasi bertemu)
Oleh Komunitas Jelajah Budaya
------------ --------- --------- --------- -
Minggu, 3 Mei 2009 "Minggu Keluarga"
------------ --------- --------- --------- -
Lomba Membuat Cerita dari Monyet WBD
Pukul 10.00-13.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Setiap peserta akan diperlihatkan gambar-gambar pada slideshow, lalu mereka membuat cerita dari gambar-gambar tersebut.
Hadiah: Paket Buku Keluarga dan produk dari sponsor. Pengumuman pemenang di Penutuan WBD 2009.
Kuis Keluarga Berburu Buku
Pukul 10.00-12.00
Sekaligus peluncuran "Buku Habis Gelap Terbitlah Fajar" karya Ayah Edy
@ Art Center Museum Mandiri
Peserta tidak dipungut biaya, terdiri dari ayah dan atau ibu serta maksimal 2 anak. Mereka akan ditugaskan untuk mencari 1 buku yang hilang dengan petunjuk-petunjuk yang disediakan.
Hadiah: Paket Buku Keluarga
Library Skill for Babies bersama Sekolah Cikal
Pukul 10.00-11.00
@ library@batavia
Diikuti oleh siswa program Bayi-Bayi dan Adik-Adik Sekolah Cikal
Instruktur: pustakawan library@batavia
Kompetisi Ayah Bercerita
Pukul 11.00-13.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Juri: Ayah Edi, Andy Yudha, dan
Peserta tidak dikenakan biaya dan dibatasi 30 orang
Hadiah: Paket Buku Keluarga
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga I
Pukul 11.00-12.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Nonton Bareng Penerbit Buah Hati
"The Little Prince"
Pukul 14.00-16.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga II
Pukul 13.00-14.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
Workshop dan Penerbangan Layang-layang untuk Keluarga III
Pukul 15.00-16.00
@ taman Museum Mandiri
Dibatasi 30 keluarga (ayah dan atau ibu, dan 1 anak)
Biaya Rp 20.000 / Mendapatkan Bahan membuat layang-layang
------------ --------- --------- --------- --
Sabtu, 9 Mei 2009 "Minggu Pecinta Buku"
------------ --------- --------- --------- --
(Sesi III) Library Skill for Kids (SD): Penelusuran Koleksi (Dewey Number dan OPAC)
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
(Sesi III) Library Skill for Teens (SMP): Penelusuran Koleksi (Dewey Number
dan OPAC)
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Workshop Penulisan Kreatif (Sesi I)
Pukul 09.00-15.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Biaya Rp 100.000 / Sertifikat + Makan siang + Snack
Instruktur: Tim Tempo Institute
Talkshow Curhat "Jatuh Bangun Demi Klub Buku"
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Perwakilan dari Teras Buku Lab-School
2. Hadi (Indo Harry Potter)
3. Pandu Ganesa (Paguyuban Karl May)
4. Ayu (Kick Andy Book Club)
Lokakarya Penerjemahan
Pukul 10.00-12.00
@ Art Center Museum Mandiri
Oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Sastra Reboan ke Kota
Pukul 13.00-17.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Acara akan dipandu oleh tim Paguyuban Sastra Rebo Malam Warung Apresiasi
(Wapres) Bulungan
Jalan-Jalan Kota Tua
Pukul 15.00-19.00
@ taman Museum Mandiri (lokasi berkumpul)
Oleh Komunitas Historia
Nonton Bareng Reader Digest Indonesia
"The Jane Austen Book Club"
Pukul 15.00-18.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
------------ --------- --------- --------- ----
Minggu, 10 Mei 2009 "Minggu Pecinta Buku"
------------ --------- --------- --------- ----
Jalan-Jalan Kota Tua untuk Anak-Anak
Pukul 09.00-13.00
@ taman Museum Mandiri (lokasi berkumpul)
Oleh Komunitas Historia
Workshop Penulisan Kreatif (Sesi I)
Pukul 09.00-15.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Biaya Rp 100.000 / Sertifikat + Makan siang + Snack
Instruktur: Tim Tempo Institute
Curhat Penulis Bacaan Anak
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pengisi acara adalah para penulis bacaan anak, yaitu:
1. Ali Muakhir
2. Benny Rhamdani
3. Arleen Amidjadja
4. Clara Ng
5. Renny Yaniar
Oleh mailing list penulis-bacaan- anak@yahoogroups.com
Bedah Buku Bersama Traveller
"Negeri Van Oranje"
Pukul 13.00-15.00
@ library@batavia
Talkshow Komunitas "Tintin dan Kita (Diskusi Kisah Tintin dan Fans-nya)"
Pukul 15.00-17.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Komunitas Pembaca Tintin
Talkshow "Science Fiction Produksi dalam Negeri"
@ Auditorium Museum Mandiri
Pukul 17.00-19.00
Oleh Komunitas Star Trek Indonesia
------------ --------- --------- ---------
Sabtu, 16 Mei 2009 "Minggu Komunitas"
------------ --------- --------- ---------
Pameran Komunitas Literasi dan Bazar Buku
Pukul 10.00-18.00
@ Lantai Dasar Museum Mandiri
Diikuti oleh sekitar 50 komunitas literasi (taman bacaan, klub buku,
komunitas hobi, dan lain sebagainya)
(Sesi IV) Library Skill for Kids (SD): Memetakan Informasi dengan Mind Map
Pukul 08.00-09.30
@ library@batavia
Dikuti oleh 25 siswa SD kelas 4-6 di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Pembagian Sertifikat dan Goody Bags
(Sesi IV) Library Skill for Teens (SMP): Memetakan Informasi dengan Mind Map
Pukul 10.00-11.30
@ library@batavia
Diikuti oleh 25 siswa SMP di sekitar Museum Mandiri
Instruktur: pustakawan library@batavia
Kuis Tebak Buku
Dimulai pukul 10.00
@ Lobby Museum Mandiri
Pengunjung menebak jumlah buku yang ditumpuk-tumpuk
Hadiah: Paket Buku dan produk dari sponsor
Pengumuman pemenang di Penutupan WBD 2009
Seminar Mutu Buku Terjemahan oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Pukul 11.00-14.00
@ Auditorium Museum Mandiri
oleh Himpunan Penerjemah Indonesia
Ngariung Bersama Rumah Dunia: "Rumah Dunia With Love"
Performance, launching Ki Amuk, dan bincang-bincang
Pukul 14.00-17.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Rumah Dunia
Bincang Buku Metropolis Karya Windry Ramadhina: Sebuah Launching Penuh
Keabraban
Pukul 10.00-12.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Pembicara:
1. Wa Ode Wulan Ratna (Peraih Khatulistiwa Literacy Award 2008)
2. Sefryana Khairil (Penulis Terbaik Cipta Karya Anak Bangsa 2005)
Talkshow Empowering Net-Writing
Pukul 10.00-11.30
@ Beranda Komunitas
Pembicara: Hernowo
Oleh Komunitas Indo Hoghwart
Talkshow Membuat Foto 3 Dimensi Itu Mudah
Pukul 12.00-13.30
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Komunitas Foto Stereo (stereofoto- id)
Talkshow Library 2.0
Pukul 14.00-16.00
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh ISIPII (Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia)
English Community Gathering
Pukul 14.30-16.30
@ Beranda Komunitas
Oleh Britzone
Pementasan Anak-anak
Pukul 16.30-17.30
@ Beranda Komunitas
Oleh KKS Pelita Hati
Board Game Battle of Starship and CGI Startrek
Pukul 17.30-18.30
@ Beranda Komunitas
Oleh komunitas Star Trek Indonesia
Pemutaran Film "Bury My Heart at the Wounded Knee" oleh Paguyuban Karl May
Pukul 16.30-18.30
@ Ruang Orientasi Museum Mandiri
Oleh Paguyuban Karl May
Blaze Performance
Pukul 17.00-18.30
@ Auditorium Museum Mandiri
Oleh Corps De Ballet
Panggung Literasi
Pukul 19.00-selesai
@ Auditorium Museum Mandiri
Bintang Tamu : Ki Amuk
Diramaikan oleh seluruh komunitas peserta WBD Indonesia 2009
------------ --------- --------- ---------
Minggu, 17 Mei 2009 "Minggu Komunitas"
------------ --------- --------- ---------
Bersepeda Ontel ke Sunda Kelapa
Pukul 08.00-10.30
@ taman Museum Mandiri (lokasi berkumpul)
Oleh Komunitas Jelajah Budaya
Pameran Komunitas Literasi
Pukul 10.00-16.00
@ Lantai Dasar Museum Mandiri
Diikuti oleh sekitar 50 komunitas literasi (taman bacaan, klub buku,
komunitas hobi, dan lain sebagainya)
Talkshow "Kuli Juga Buat Novel"
Pukul 10.00-11.30
@ Beranda Komunitas
Oleh Komunitas Istana Rumbia
Talkshow "Fundraising: Bagaimana Mendapatkan Bantuan dari Lembaga Donor atau
Perusahaan?"
Pukul 10.00-12.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pembicara:
1. Katri Krisnati (Community Relations Manager ExxonMobil Indonesia)
2. Imam Prasodjo* (Nurani Dunia)
3. Gunawan (Rumah Pelangi)
4. Nur Amalia (Perhimpunan Filantropi Indonesia)
Lelang Gambar Karya Komunitas
Pukul 12.00-12.30
@ Auditorium Museum Mandiri
Pentas Cerpen Komunitas Mata Pena
Pukul 12.30-14.30
@ Auditorium Museum Mandiri
Bersama Komunitas Mata Pena
Press Conference: 20 Buku Rekomendasi Untuk Perpustakaan Sekolah
Pukul 13.00-14.00
@ Beranda Komunitas
Oleh Asosiasi Perkerja Informasi Sekolah Indonesia
Pementasan Anak-anak
Pukul 12.00-13.00
@ Beranda Komunitas
Oleh KKS Melati
Pementasan Anak-anak
Pukul 14.30-15.00
@ Beranda Komunitas
Oleh Sanggar Anak Bulungan
Penutupan
Pukul 15.00-16.00
@ Auditorium Museum Mandiri
Pesta Kostum Karakter Buku
Pengumuman Pemenang Lomba (Terlampir)
Penghitungan Jumlah Buku Kuis Tebak Buku
Penyerahan Anugerah Tahunan dari Komunitas
Susunan acara World Book Day Indonesia 2009 sudah dapat diakses di halaman group facebook World Book Day Indonesia di www.facebook. com/group.php?gid=52439241 572
Susunan acara juga dapat dibaca di:
www.worldbookdayindonesia.org dan www.worldbookdayindonesia.blogspot. com
Untuk pertanyaan dan pendaftaran dapat menghubungi Nia di 70030096 pada
pukul 09.00-17.00 [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Merayakan World Book Day 2009
Pada 23 April hingga 17 Mei 2009 di Museum Bank Mandiri, World Book Day 2009 dirayakan. World Book Day yang dirancang oleh UNESCO sebagai sebuah perayaan buku dan literasi yang mendunia, perayaannya telah dimulai pelaksanaannya di Indonesia tahun 2006 oleh Forum Indonesia Membaca.
Pada awalnya sebagai bagian dari perayaan Hari Saint George di wilayah Katalonia sejak abad pertengahan para pria memberikan mawar kepada kekasihnya. Namun sejak tahun 1923 para pedagang buku mempengaruhi tradisi ini untuk menghormati Miguel de Cervantes, seorang pengarang yang meninggal dunia pada tanggal 23 April sehingga sejak 1925 para perempuan memberikan sebuah buku sebagai pengganti mawar yang diterimanya. Pada masa itu lebih dari 400.000 buku terjual dan ditukarkan dengan 4 juta mawar.
Pada tahun 1995, Konferensi Umum UNESCO di Paris memutuskan tanggal 23 April sebagai World Book Day karena Festival Katalonia serta pada tanggal Shakespeare, Cervantes, Inca Garcilaso de la Vega dan Josep Pla meninggal dunia sedangkan Maurice Druon, Vladimir Nabokov, Manuel Mejía Vallejo and Halldór Laxness dilahirkan.
Walaupun pada kasus Shakespeare dan Cervantes ada sedikit perbedaan karena masing–masing meninggal dihitung dengan sistem kalender yang berbeda dimana pada masa itu Inggris masih mempergunakan sistem Kalender Julian sedangkan Katalonia mempergunakan sistem Kalender Gregorian.
Perayaan ini merupakan bentuk penghargaan dan kemitraan antara pengarang,penerbit, distributor, organisasi perbukuan serta komunitas–komunitas yang semuanya bekerja sama mempromosikan buku dan literasi sebagai bentuk pengayaan diri dan meningkatkan nilai–nilai sosial budaya kemanusiaan.
Secara umum, tujuan diselenggarakannya World Book Day sebagai sebuah world event adalah untuk menyemangati masyarakat, terutama kalangan anak–anak untuk mengeksplorasi manfaat dan kesenangan yang bisa didapat dari buku dan membaca.
Acara–acara yang mengangkat dunia literasi sudah diselenggarakan di Indonesia, diantaranya ada 'Hari Buku Nasional', 'Hari Kunjungan Perpustakaan' sampai berbagai pameran dan bazaar buku (book fair) di tingkat lokal maupun nasional.
Seiring dengan adanya globalisasi informasi dan perkembangan ilmu pengetahuan, sudah saatnya kita melebarkan aktivitas kita dalam dunia perbukuan dengan ikut berpartisipasi melakukan perayaan buku berskala internasional agar lebih menggaungkan literasi di tengah masyarakat Indonesia.
Forum Indonesia Membaca (FIM), sebuah organisasi kemasyarakatan yang berkonsentrasi di aktivitas literasi, berupaya membuka ruang partisipasi seluas–luasnya kepada masyarakat dalam penguatan budaya baca.
Setelah sukses mengadakan World Book Day sejak tahun 2006 dan banyaknya permintaan dari komunitas literasi, penerbit buku dan masyarakat umum maka di tahun 2009 Forum Indonesia Membaca, bergandengan tangan dengan lebih banyak komunitas dan mitra di banyak kota di Indonesia, kembali melaksanakan World Book Day menjadi sebuah tradisi festival yang tujuannya untuk merayakan buku dan literasi serta membuka partisipasi masyarakat sebesar–besarnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya buku dan membaca, serta mengapresiasi dunia perbukuan itu sendiri.
Meningkatnya animo masyarakat terhadap kegiatan World Book Day mendorong tumbuh kembangnya ide dan gagasan baru dalam pelaksanaan kegiatan. Bila di World Book Day 2006 hanya ada 3 (tiga) zona kegiatan yaitu Panggung utama, zona Anak dan Remaja serta zona Dewasa sedangkan sejak World Book Day 2007 dimulai tradisi wisata/tur literasi maka di World Book Day 2009 diharapkan adanya keterlibatan sekolah-sekolah, museum-museum, galeri-galeri, toko buku-toko buku maupun lokasi lainnya dalam memeriahkan World Book Day Indonesia.
* Diunduh dari blog ACHIE [+baca-]
Pada awalnya sebagai bagian dari perayaan Hari Saint George di wilayah Katalonia sejak abad pertengahan para pria memberikan mawar kepada kekasihnya. Namun sejak tahun 1923 para pedagang buku mempengaruhi tradisi ini untuk menghormati Miguel de Cervantes, seorang pengarang yang meninggal dunia pada tanggal 23 April sehingga sejak 1925 para perempuan memberikan sebuah buku sebagai pengganti mawar yang diterimanya. Pada masa itu lebih dari 400.000 buku terjual dan ditukarkan dengan 4 juta mawar.
Pada tahun 1995, Konferensi Umum UNESCO di Paris memutuskan tanggal 23 April sebagai World Book Day karena Festival Katalonia serta pada tanggal Shakespeare, Cervantes, Inca Garcilaso de la Vega dan Josep Pla meninggal dunia sedangkan Maurice Druon, Vladimir Nabokov, Manuel Mejía Vallejo and Halldór Laxness dilahirkan.
Walaupun pada kasus Shakespeare dan Cervantes ada sedikit perbedaan karena masing–masing meninggal dihitung dengan sistem kalender yang berbeda dimana pada masa itu Inggris masih mempergunakan sistem Kalender Julian sedangkan Katalonia mempergunakan sistem Kalender Gregorian.
Perayaan ini merupakan bentuk penghargaan dan kemitraan antara pengarang,penerbit, distributor, organisasi perbukuan serta komunitas–komunitas yang semuanya bekerja sama mempromosikan buku dan literasi sebagai bentuk pengayaan diri dan meningkatkan nilai–nilai sosial budaya kemanusiaan.
Secara umum, tujuan diselenggarakannya World Book Day sebagai sebuah world event adalah untuk menyemangati masyarakat, terutama kalangan anak–anak untuk mengeksplorasi manfaat dan kesenangan yang bisa didapat dari buku dan membaca.
Acara–acara yang mengangkat dunia literasi sudah diselenggarakan di Indonesia, diantaranya ada 'Hari Buku Nasional', 'Hari Kunjungan Perpustakaan' sampai berbagai pameran dan bazaar buku (book fair) di tingkat lokal maupun nasional.
Seiring dengan adanya globalisasi informasi dan perkembangan ilmu pengetahuan, sudah saatnya kita melebarkan aktivitas kita dalam dunia perbukuan dengan ikut berpartisipasi melakukan perayaan buku berskala internasional agar lebih menggaungkan literasi di tengah masyarakat Indonesia.
Forum Indonesia Membaca (FIM), sebuah organisasi kemasyarakatan yang berkonsentrasi di aktivitas literasi, berupaya membuka ruang partisipasi seluas–luasnya kepada masyarakat dalam penguatan budaya baca.
Setelah sukses mengadakan World Book Day sejak tahun 2006 dan banyaknya permintaan dari komunitas literasi, penerbit buku dan masyarakat umum maka di tahun 2009 Forum Indonesia Membaca, bergandengan tangan dengan lebih banyak komunitas dan mitra di banyak kota di Indonesia, kembali melaksanakan World Book Day menjadi sebuah tradisi festival yang tujuannya untuk merayakan buku dan literasi serta membuka partisipasi masyarakat sebesar–besarnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya buku dan membaca, serta mengapresiasi dunia perbukuan itu sendiri.
Meningkatnya animo masyarakat terhadap kegiatan World Book Day mendorong tumbuh kembangnya ide dan gagasan baru dalam pelaksanaan kegiatan. Bila di World Book Day 2006 hanya ada 3 (tiga) zona kegiatan yaitu Panggung utama, zona Anak dan Remaja serta zona Dewasa sedangkan sejak World Book Day 2007 dimulai tradisi wisata/tur literasi maka di World Book Day 2009 diharapkan adanya keterlibatan sekolah-sekolah, museum-museum, galeri-galeri, toko buku-toko buku maupun lokasi lainnya dalam memeriahkan World Book Day Indonesia.
* Diunduh dari blog ACHIE [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Diluncurkan, Buku “100 Buku Sastra Indonesia Yang Harus Dibaca Sebelum Dikuburkan”
[IBOEKOE-JOGJA 23 April 2009] Indonesia Buku kembali meluncurkan buku terbaru, “Seratus Buku Sastra Indonesia yang Patut Dibaca Sebelum Dikuburkan”.
Peluncuran buku ini bertepatan dengan ulang tahun Indonesia Buku ke-3 yang jatuh pada hari ini (23/4) di Patehan Wetan 3, Yogyakarta.
Sebagai pembedah buku, hadir An Ismanto yang menjadi editor buku ini dan Tia Setiadi, kritikus sastra sekaligus esais muda
Selain dua pembicara, acara ini juga dihadiri para periset di Indonesia Buku juga para sastrawan-sastrawan muda Yogyakarta. Acara ulang tahun dan bedah buku ini juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi “Celana” karya Joko Pinurbo.
Dalam sambutannya, Muhidin M Dahlan, pimpinan Indonesia Buku ini mengatakan, “Indonesia Buku adalah lembaga riset independen tentang sejarah pers, dunia perbukuan, meliputi tokoh dan peristiwa.
Indonesia Buku juga mengusahakan terbentuknya jaringan perbukuan di Indonesia dan dunia.” “ Buku ini,” lanjut Muhidin, “mengikuti jejak buku-buku lain yang diterbitkan IBOEKOE dimaksudkan untuk tujuan referensial dan sengaja dicetak terbatas untuk memenuhi permintaan pembaca”.
Tia Setiadi memberi beberapa catatan dan kritik atas buku ini. Terutama sekali diikutkannya sekitar 10 buku yang bergenre seperti Cintapucino, cerita-cerita silat, novel Karmila, komik. “Mestinya ada buku sendiri untuk mengungkap fenomena itu.”
Tapi, Tia menganggap buku yang serupa taman bunga-bunga ini bisa menjadi rujukan bagi mereka yang ingin melihat secara perkembangan karya sastra kita. (Agung Dwi Hartanto) [+baca-]
Peluncuran buku ini bertepatan dengan ulang tahun Indonesia Buku ke-3 yang jatuh pada hari ini (23/4) di Patehan Wetan 3, Yogyakarta.
Sebagai pembedah buku, hadir An Ismanto yang menjadi editor buku ini dan Tia Setiadi, kritikus sastra sekaligus esais muda
Selain dua pembicara, acara ini juga dihadiri para periset di Indonesia Buku juga para sastrawan-sastrawan muda Yogyakarta. Acara ulang tahun dan bedah buku ini juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi “Celana” karya Joko Pinurbo.
Dalam sambutannya, Muhidin M Dahlan, pimpinan Indonesia Buku ini mengatakan, “Indonesia Buku adalah lembaga riset independen tentang sejarah pers, dunia perbukuan, meliputi tokoh dan peristiwa.
Indonesia Buku juga mengusahakan terbentuknya jaringan perbukuan di Indonesia dan dunia.” “ Buku ini,” lanjut Muhidin, “mengikuti jejak buku-buku lain yang diterbitkan IBOEKOE dimaksudkan untuk tujuan referensial dan sengaja dicetak terbatas untuk memenuhi permintaan pembaca”.
Tia Setiadi memberi beberapa catatan dan kritik atas buku ini. Terutama sekali diikutkannya sekitar 10 buku yang bergenre seperti Cintapucino, cerita-cerita silat, novel Karmila, komik. “Mestinya ada buku sendiri untuk mengungkap fenomena itu.”
Tapi, Tia menganggap buku yang serupa taman bunga-bunga ini bisa menjadi rujukan bagi mereka yang ingin melihat secara perkembangan karya sastra kita. (Agung Dwi Hartanto) [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Wednesday, April 22, 2009
Distribusi Buku ke Luar Jawa Masih Sulit
Distribusi buku ke luar Jawa masih sulit. Karena itu, masyarakat di luar Jawa membutuhkan dukungan sumber daya lokal untuk menumbuhkan minat baca.
Hal itu dikemukakan oleh Ketua Forum Indonesia Membaca sekaligus Direktur Festival World Book Day Dessy Sekar Astina kepada pers dalam perayaan World Book Day 2009, Selasa (21/4). Dessy mengatakan, akses terhadap buku masih menjadi kendala utama dalam menumbuhkan budaya membaca.
Berkaitan dengan Hari Buku Sedunia, tahun ini untuk keempat kalinya Forum Indonesia Membaca kembali menggelar perayaan World Book Day. Perayaan diselenggarakan pada 23 April hingga 17 Mei 2009 setiap Sabtu dan Minggu di Museum Bank Mandiri, Jakarta.
World Book Day atau Hari Buku Sedunia jatuh setiap tanggal 23 April.
Berbagai kegiatan, seperti pameran, pelatihan, diskusi, lomba hingga pertemuan komunitas, akan digelar dalam perayaan yang tahun ini mengambil tema ”Membaca untuk Cinta”.
”Kami ingin menyebarkan kecintaan membaca kepada orang- orang terdekat, terutama keluarga,” ujar Dessy.
* Digunting dari Harian Kompas Edisi Rabu, 22 April 2009 [+baca-]
Hal itu dikemukakan oleh Ketua Forum Indonesia Membaca sekaligus Direktur Festival World Book Day Dessy Sekar Astina kepada pers dalam perayaan World Book Day 2009, Selasa (21/4). Dessy mengatakan, akses terhadap buku masih menjadi kendala utama dalam menumbuhkan budaya membaca.
Berkaitan dengan Hari Buku Sedunia, tahun ini untuk keempat kalinya Forum Indonesia Membaca kembali menggelar perayaan World Book Day. Perayaan diselenggarakan pada 23 April hingga 17 Mei 2009 setiap Sabtu dan Minggu di Museum Bank Mandiri, Jakarta.
World Book Day atau Hari Buku Sedunia jatuh setiap tanggal 23 April.
Berbagai kegiatan, seperti pameran, pelatihan, diskusi, lomba hingga pertemuan komunitas, akan digelar dalam perayaan yang tahun ini mengambil tema ”Membaca untuk Cinta”.
”Kami ingin menyebarkan kecintaan membaca kepada orang- orang terdekat, terutama keluarga,” ujar Dessy.
* Digunting dari Harian Kompas Edisi Rabu, 22 April 2009 [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Tuesday, April 21, 2009
Yang Tersisa dari Toko Buku Pertama di Batavia
Kalibesar di abad silam riuh dengan berbagai kegiatan ekonomi. Sebagai kawasan yang dibelah kanal dan dekat dengan pelabuhan, maka wajar saja demikian. Pasar pun bertumbuhan. Sebut saja pasar unggas, pasar bambu, dan pasar pisang. Yang disebut belakangan ini menjadi nama lain dari sebuah kawasan, yaitu Kalibesar Timur. Mengapa disebut pasar pisang, belum ada buku yang mengisahkan tentang itu. Tapi bisa jadi karena di seputaran Jalan Cengkeh (kini) yang letaknya dekat dari Jalan Kalibesar Timur itu terdapat pasar buah, salah satunya pisang.
Kali ini bukan pasar pisang yang ingin dibahas, tapi soal keberadaan toko buku pertama di Batavia. Di ujung Jalan Kalibesar Timur 3 dan Kalibesar Timur (di seberang Jalan Cengkeh), masih berdiri bangunan tua. Kira-kira letaknya ada di pojok kiri kalau kita melihat dari Jembatan Middelpunts ke arah selatan. Jembatan ini menghubungkan Jalan Kunir, Jalan Kalibesar Timur 3, Kalibesar Timur, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Kopi, dan Jalan Roa Malaka.
Toko buku di bawah nama G Kolff & Co ini sudah mulai menjadi toko buku pada tahun 1848 di Buiten Nieuwpoort Straat (Jalan Pintu Besar Selatan). Sebetulnya, Kolff datang belakangan karena pemilik perusahaan ini semula bernama Willem van Haren Noman. Tahun 1850, Gualtherus Johannes Cornelis Kolff tiba dari Holland dan bergabung dengan Noman. Tahun 1858, Noman kembali ke Belanda, maka selanjutnya Kolff sendirilah yang menjadi pemegang perusahaan.
Di tahun 1860, perusahaan percetakan dan penerbitan buku ini membeli tanah di lokasi yang sekarang karena dinilai lebih menguntungkan, seharga 28.000 gulden. Di sinilah kantor pusat perusahaan G Kolff & Co berada hingga 1921 ketika Kolff membeli tempat yang lebih luas di Jalan Pecenongan. Toko buku milik Kolff juga sudah ada di Noordwijk (Jalan Juanda) sejak 1894.
Kolff juga menjadi penyokong koran beken di masanya, 1850-an, Java Bode yang berafiliasi dengan koran De Locomotief (Semarang) dan Het Soerabaiasche Handelsblad (Surabaya). Di tahun 1885, Kolff bahkan membidani terbitnya koran yang lebih dari 50 tahun menemani warga di Batavia, Bataviaasch Nieuwsblad.
Tahun 1930, perusahaan ini makin berkibar ketika Ratu Belanda memberikan hak pada Kolff untuk menggunakan kata Koninklijke sehingga nama perusahaan itu menjadi NV Koninklijke Boekhandel en Drukkerij G Kolff & Co. Perusahaan ini menjadi penyedia buku-buku pendidikan terbesar di Hindia Belanda. Perusahaan ini bertahan hingga lebih dari satu abad, kini sudah tak ada lagi.
Membahas kisah-kisah sejarah Batavia di abad ke-19 khusus soal perusahaan penerbitan terbesar yang ditulis Scott Merrillees, seorang rekan, berkomentar, "G Kolff & Co itu sama seperti Kompas Gramedia-lah, kalau sekarang ini," ujarnya. (Pradaningrum Mijarto)
* Diunduh dari Harian WARTA KOTA/Kompas Edisi 21 April 2009 [+baca-]
Kali ini bukan pasar pisang yang ingin dibahas, tapi soal keberadaan toko buku pertama di Batavia. Di ujung Jalan Kalibesar Timur 3 dan Kalibesar Timur (di seberang Jalan Cengkeh), masih berdiri bangunan tua. Kira-kira letaknya ada di pojok kiri kalau kita melihat dari Jembatan Middelpunts ke arah selatan. Jembatan ini menghubungkan Jalan Kunir, Jalan Kalibesar Timur 3, Kalibesar Timur, Jalan Kalibesar Barat, Jalan Kopi, dan Jalan Roa Malaka.
Toko buku di bawah nama G Kolff & Co ini sudah mulai menjadi toko buku pada tahun 1848 di Buiten Nieuwpoort Straat (Jalan Pintu Besar Selatan). Sebetulnya, Kolff datang belakangan karena pemilik perusahaan ini semula bernama Willem van Haren Noman. Tahun 1850, Gualtherus Johannes Cornelis Kolff tiba dari Holland dan bergabung dengan Noman. Tahun 1858, Noman kembali ke Belanda, maka selanjutnya Kolff sendirilah yang menjadi pemegang perusahaan.
Di tahun 1860, perusahaan percetakan dan penerbitan buku ini membeli tanah di lokasi yang sekarang karena dinilai lebih menguntungkan, seharga 28.000 gulden. Di sinilah kantor pusat perusahaan G Kolff & Co berada hingga 1921 ketika Kolff membeli tempat yang lebih luas di Jalan Pecenongan. Toko buku milik Kolff juga sudah ada di Noordwijk (Jalan Juanda) sejak 1894.
Kolff juga menjadi penyokong koran beken di masanya, 1850-an, Java Bode yang berafiliasi dengan koran De Locomotief (Semarang) dan Het Soerabaiasche Handelsblad (Surabaya). Di tahun 1885, Kolff bahkan membidani terbitnya koran yang lebih dari 50 tahun menemani warga di Batavia, Bataviaasch Nieuwsblad.
Tahun 1930, perusahaan ini makin berkibar ketika Ratu Belanda memberikan hak pada Kolff untuk menggunakan kata Koninklijke sehingga nama perusahaan itu menjadi NV Koninklijke Boekhandel en Drukkerij G Kolff & Co. Perusahaan ini menjadi penyedia buku-buku pendidikan terbesar di Hindia Belanda. Perusahaan ini bertahan hingga lebih dari satu abad, kini sudah tak ada lagi.
Membahas kisah-kisah sejarah Batavia di abad ke-19 khusus soal perusahaan penerbitan terbesar yang ditulis Scott Merrillees, seorang rekan, berkomentar, "G Kolff & Co itu sama seperti Kompas Gramedia-lah, kalau sekarang ini," ujarnya. (Pradaningrum Mijarto)
* Diunduh dari Harian WARTA KOTA/Kompas Edisi 21 April 2009 [+baca-]
Dirilis
[I:BOEKOE]
| 0
Komentar
Subscribe to:
Posts (Atom)
:: Awal :: Kliping :: Esai :: Resensi :: Tips :: Tokoh :: Perpustakaan :: Penerbit :: Suplemen Khusus :: Buku Baru :: Undang-Undang ::

